Kamis, 10 April 2014

Polisi tidur belum standar bikin celaka

Aturan di Indonesia Tentang Alat Pengendali Pemakai Jalan
Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 3 Tahun 1994 Tentang Alat Pengendali Pemakai Jalan
1) Alat pengendali dan pengaman pemakai jalan dimaksud adalah :
a) Alat pengendali pemakai jalan digunakan untuk pengendalian atau pembatasan terhadap kecepatan, ukuran muatan kendaraan pada ruas-ruas jalan tertentu, terdiri dari :
(1) Alat pembatas kecepatan adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi kendaraan bermotor mengurangi kecepatannya(ini malah bikin celaka ) dengan cara peninggian sebagian badan jalan yang melintang terhadap sumbu jalan, dengan ketentuan sebagai berikut :
(a) bentuk penampang melintang menyerupai trapesium.
(b) dan bagian menonjol diatas badan jalan maksimum 12 cm dan penampang kedua sisinya mempunyai kelandaian 15 %.
(c) dengan lebar mendatar bagian atas proporsional dengan bagian menonjol diatas badan jalan dan minimum 15 cm.
(d) Ditempatkan pada jalan dilingkungan pemukiman, jalan lokal III C dan jalan-jalan yang sedang dilakukan pekerjaan konstruksi.
(e) Penempatannya didahului dengan dengan pemberian tanda dan pemasangan rambu lalu lintas. (ga pernah ada rambunya 
(f) Diberi tanda berupa garis serong dari cat berwarna putih(boro2 d

Rabu, 02 April 2014

Sajak untuk Para Politisi: Kamu Itu Siapa?

Puisi Pemilu

ERWIN DARIYANTO - detikNews

Contoh surat suara pemilu
Jakarta - Aneka spanduk kampanye yang bertebaran di mana-mana, atau kunjungan seorang calon anggota legislatif nyatanya tak membuat rakyat jadi simpati. Apalagi kehadiran para politisi sifatnya musiman, hanya satu kali dalam lima tahun.

Rakyat seperti sudah apatis dengan janji-janji yang disebar para politisi. Hingga akhirnya mereka menumpahkan kekesalannya dalam bentuk puisi. Seperti syair yang dikirin Andri di bawah ini. Melalui syair dia menyindir, siapa sang politisi yang kini rajin hadir menyapa rakyat.

Kamu Itu Siapa?

Kamu itu siapa? 
Hingga tiba-tiba merasa bisa mengubah nasib kami 

Kamu itu dari mana? 
Mendadak hadir di tengah sulitnya hidup dengan sekarung janji 

Kamu itu kenapa? 
Sampai merasa paling bisa membawa amanat berat sebuah negeri 

Kamu itu ke mana saja? 
Saat piring-piring kami berdenting kering dari butiran nasi 

Kamu dulu di mana? 
Ketika lapak dan rumah kami hancur tergusur oleh sejuta arogansi 

Kamu itu punya apa? 
Hingga begitu yakin bisa surutkan lautan kecewa serta air mata duka kami
Lalu ratusan fotomu sudah tersebar di sepanjang jalan dan sudut kota 
Berlatar bendera organisasi, dengan jas berdasi, senyum paling memikat juga rambut licin berkilat 
Kau jual slogan dan janji-janji surga buat kami 
Kau tawarkan hidup paling indah di masa depan 
Kau bawakan pula harapan tercantik tentang masa depan sebuah negeri 

Kamu itu siapa? 
Hingga merasa pernah mengenal kami 

Andri - Surabaya
Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(erd/van) 

Punya informasi penting yang ingin Anda laporkan? Atau punya #FotoUnik? Kirim ke PASANGMATA.COM .

Pengikut