Kamis, 05 Maret 2015

BATU AKIK

DEMAM BATU AKIK


http://i2.wp.com/pusatbatu.com/wp-content/uploads/2014/10/demam-batu.jpeg
Permintaan meningkat, harga batu mulia asal Jawa Barat pun melambung tinggi. Namun, belum semua pihak menikmati lonjakan harga tersebut.Pamor batu mulia asal Jabar, telah bersinar sejak tahun 1970-an. Daerah penghasilnya tersebar dari Provinsi Banten menuju selatan Jabar. Mulai dari Sukabumi, sebagian wilayah Bogor, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Ciamis.
Ketua Pusat Promosi Batu Mulia Indonesia, Sujatmiko, mengatakan bahwa daerah Banten hingga kawasan selatan Jabar sebenarnya kaya dengan kandungan batu mulia, karena di daerah tersebut terdapat banyak gunung api purba. Saat meletus, batu dan logam mulia ikut keluar dari perut bumi.
Usia batu mulia asal kawasan selatan Jabar juga relatif lebih tua, 18 hingga 32 juta tahun. “Makanya, ragam dan warnanya juga berbeda,” ujar geologist yang akrab disapa Miko itu, saat kami  temui  di galeri batu mulia miliknya, Jalan Pajajaran, Kota Bandung.

Batu mulia dan batu akik sedang naik daun. Demam batu permata melanda ke seluruh penjuru negeri in. Tak heran, ragam batu yang berasal dari Indonesia itu menjadi buruan kolektor dan penggemar perhiasan.
Saat ini, ada lima jenis batu mulia yang paling banyak dicari. Kelima batu tersebut punya keindahan yang memang memukau. Tak heran, harganya melambung selangit.
“Harganya di kisaran Rp5 juta hingga Rp50 juta,” ungkap kolektor batu mulia, Suwandi Gazali, di Jakarta.
Berikut lima jenis batu tersebut:
1. Batu Bacan


Batu mulia asal Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan, Maluku Utara, ini sejatinya telah tersohor hingga mancanegara. Bukan hanya di masa kini, melainkan sejak abad pertengahan saat Tanah Air menjadi pusat rempah-rempah dunia.
Batu bacan dianggap ‘batu hidup’ karena kemampuannya berproses menjadi lebih indah secara alami. Pada 1960, saat berkunjung ke Pulau Bacan, Presiden Soekarno dihadiahi warga setempat beberapa butir batu bacan. Presiden SBY juga sempat menghadiahi Presiden Amerika Serikat Barrack Obama cincin batu bacan saat berkunjung ke Indonesia.
2. Batu Idocrase


Kebanyakan batu ini berwarna lumut hijau atau kadang menyerupai warna solar, yakni cokelat kekuning-kuningan. Sumber jenis batu permata ini di Indonesia dari Sumatra Barat dan Nanggroe Aceh Darussalam.
3. Batu Kalimaya

Batu yang juga disebut opal ini merupakan batu permata (gem) yang lembek, tapi banyak disukai orang. Harganya tergolong mahal. Opal bisa memancarkan cahaya berlian. Opal ditambang di India, Mesir, Australia, Meksiko. Khusus di Indonesia ada di Banten. Tidak berlebihan jika kalimaya dianggap sebagai batu terindah di dunia.
4. Batu Chalsedony

Batu ini memiliki berbagai warna mulai dari merah, kuning, biru, hingga jingga, tapi yang utama ialah hijau. Batu ini seolah-olah diselimuti kabut, sehingga kelihatan memiliki cahaya kusam. Di Indonesia batu jenis ini banyak dihasilkan di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara. Baru-baru ini, kalsedon juga ditemukan di Pacitan, Jawa Timur.
5. Batu Akik gambar

Batu ini memiliki keistimewaan karena punya wujud gambar yang terukir secara alami. Ada batu akik yang punya gambar menyerupai ayam, tokoh, atau pemandangan. Jangan heran semakin unik gambar dalam batu akik ini tentu harga jual akan ikut terdongkrak.
Batu gambar atau agate banyak ditemukan di Pacitan (Jawa Timur), Garut (Jawa Barat), dan Nusa Kambangan. Diyakini masih banyak lagi daerah penghasil batu gambar di Indonesia yang belum terkuak.

Rabu, 04 Februari 2015

Sehat itu Mudah

Tips Menjaga Kesehatan secara Alami cukup mudah dibiasakan sehari-hari. Setiap orang tentu ingin hidup sehat sambil melakukan kegiatan harian bersama orang-orang tercinta. Hidup sehat mulai dari diri  sendiri, seberapa hebat pun anda sebagai individu atau pemimpin apabila tidak dapat memimpin tubuh sendiri, maka anda belum layak dikatakan sebagai pemimpin. Oleh karena itu melindungi kesehatan tubuh adalah prioritas utama. Berikut sejumlah tips praktis melaksanakan gaya hidup sehat :

1. Perbanyak Minum Air Putih
Pola hidup sehat ini memang sedikit susah untuk dijalankan sebab tidak sedikit orang enggan minum air putih yang tidak mempunyai rasa. Ingatlah bahwa air putih adalah minuman paling baik dari semua minuman yang kita kenal. lakukan kebiasaan minum air putih sekurang-kurangnya 6-8 gelas setiap hari untuk melindungi kesehatan ginjal dan saluran kemih. anda bisa juga memberikan perasan air jeruk untuk membantu mengeluarkan toksin di dalam tubuh.

2. Kebersihan 
Kebersihan sangat mutlak dalam mewujudkan hidup sehat, misalkan dari mandi 2 kali sehari, mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan area kamar mandi, menggosok gigi sewaktu bangun dan sebelum tidur, hingga merapikan kamar tidur. Kebersihan rumah secara keseluruhan selalu dapat menjadi ukuran karakter pemilik tempat tinggal tersebut dan jika semua ruangan kotor maka dapat diartikan bagaimana pemilik rumahnya.

3. Hirup Udara segar 
Dengan menghirup udara segar berarti anda melindungi kesehatan paru-paru. Kita tak perlu pergi ke pegunungan atau tempat pedesaan hanya untuk memperoleh udara bersih. Pola hidup sehat semacam ini dapat anda lakukan setiap pagi dan berusaha terhindar dari udara tercemar seperti asap rokok. Selain  itu, kita juga harus memperhatikan kebersihan perabot rumah misalkan kipas angin, Ac dan lain-lain.

Tips Menjaga Kesehatan secara Alami dengan olahraga jogging4. Olahraga
Janganlah terlampau berkonsentrasi pada pekerjaan anda. Sempatkan waktu sejenak buat refreshing / penyegaran dan olahraga. Karena di samping melatih otot juga dapat mengurangi kepenatan dan terhindar dari stress. Pola hidup sehat dengan berolahraga sangat efektif  bagi semua kelompok umur.

5. Perbanyak serat sewaktu sarapan 
Serat yang cukup saat sarapan pagi membikin perut kenyang sampai waktu makan siang tiba. Tips ini dapat diakali dengan menyantap sereal atau oatmeal dipadukan potongan buah seperti pisang dan strawberry. Jika sereal tidak tersedia, roti mungkin sebagai penggantinya. Pilihlah roti yang terbuat dari tepung gandum dan disajikan bersama selai kacang atau selai buah.

6. Makanlah buah-buahan segar
Tahukah anda saat terbaik mengkonsumsi buah-buahan yaitu ketika sedang makan menu utama atau sebelum makan. Apabila kita mengambil buah-buahan setelah makan maka energi yang berasal dari buah menjadi percuma, tersimpan dalam tubuh dan tidak terpakai.

7. Menghidangkan kacang-kacangan
Semua jenis kacang (almond, kacang tanah, dan kenari) merupakan sumber asam lemak omega 3. Zat asam lemak omega 3 ialah nutrisi lemak baik yang diperlukan tubuh. Di samping itu, asam lemak juga dapat membuat rambut, kulit, dan kuku selalu sehat.

8. Tidur / Istirahat 
Istirahat adalah soal memulihan kesegaran tubuh dengan relaksasi atau tidur. Setiap orang mesti mengatur waktu untuk istirahat. Cobalah anda ingat-ingat bila orang mengalami sakit maka tentu memerlukan cukup istirahat, jika tidak bagaimana ? penyakitnya dapat kambuh lagi. Dengan begitu istirahat wajib bagi kesehatan kita.

9. Kurangi Minuman memiliki kandungan Gula 
Usahakan mengurangi minuman yang memiliki kandungan gula karena gula dapat mempercepat dampak penuaan, obesitas umumnya menyebabkan penimbunan lemak di lever. Lebih baik gunakan pemanis alami seperti gula aren daripada gula pasir.

10. Batasi makanan berminyak seperti gorengan 
Kurangi terlampau banyak mengkonsumsi makanan gorengan dan membatasi nutrisi yang memiliki kandungan protein lemak tinggi serta jeroan.

11. Mewujudkan Lingkungan yang sehat 
Pola hidup dapat dibentuk oleh lingkungan sekitar. jika anda ingin mengubah pola hidup mesti diawali dari lingkungan sehari-hari. Sebagaiman halnya bermakna seseorang senantiasa sehat dengan mempunyai banyak rekan / tetangga yang mau berkomitmen membiasakan hidup sehat.

12. Mengubah pola Pikir 
Perkara yang sangat mendasar mempunyai gaya hidup sehat dan mengubah pola pikir untuk serius mencanangkan hidup sehat. Disiplin ketat menerapkan prinsip membiasakan pola hidup sehat pada prakteknya dalam keseharian seperti agama.  Mengenal dan berkomunikasi dengan orang atau sosok yang betul-betul dapat dijadikan teladan dalam menyadarkan pentingnya hidup sehat.

13. Berpikir Positif serta Menghindarkan diri dari Stress 
Senantiasa berpikir positif dapat membuat anda bahagia serta mewujudkan kesehatan rohani yang terjaga. Berpikirlah ke depan, bersikap optimis dan tidak lupa bersyukur atas nikmat dari tuhan. Sambutlah hari esok yang lebih cerah.

itulah Tips Menjaga Kesehatan secara Alami Sehari-hari. Praktekkan mulai dari sekarang.

Sabtu, 31 Januari 2015

Tune up Mesin bensin 4 Tak

UJI KOMPETENSI KEJURUAN
TUNE-up
Alat Yang Digunakan Untuk Tune Up
Dalam pemeriksaan sistem tune up mobil, kita dapat mengenal beberapa alat yang harus di pergunakan, di ataranya :
1. Fuller Gauge
2. Kunci Pas Ring
3. Obeng Min (-) dan Obeng Plus (+)
4. Tachometer
5. Timing Light
6. Tester Kompresi
7. Multi Tester
8. Hidro Meter
Prinsip Kerja Tune Up
Dalam pelaksanaannya bagian-bagian yang di periksa dalam system tune up mesin adalah sebagai kerikut :
1. System Pendinginan
2. Tali Kipas (Van Blet)
3. Saringan Udara (Air Filter)
4. Batteray
5. Celah Katub
6. Oli Mesin
7. Busi
8. Kabel Tegangan Tinggi
9. Distributor
10. Platina (Breaker Point)
11. Governor Adventure
12. Vacum Adventure
13. Mengetes Kompresi
14. Sudut Dwell
15. Sudut Pengapian
Memeriksa Sistem Pendinginan
Periksa tinggi air pendinginan pada tengki cadangan, jika kurang tambahkan hingga sampai batas garis full dan jangan lupa memeriksa kualitas air pendingin, apakah sudah berubah warna, menimbulkan karat, tercampus dengan oli atau kotoran/ gantilah air pendingin jika perlu.
Periksa klem selang radiator,sekaligus selangnya, apabilaterjadi kebocoran segera perbaiki, jika sudah rusak dapatdi ganti dengan yang baru.
Periksa cara kerja tutup radiator, dengan menggunakan alat tester tutup radiator, periksa tegangan pegas dankedudukan vakumpada tutup radiator dan jika tutup radiator rusak harus di ganti.
Memeriksa Tali Kipas
Periksa tali kipas (Van Bett) dari kehausan, retak, dan ketengangan ganti jika perlu.
Periksa kelenturan tali kipas dengan memberikan tekanan sebesar 98N (10kg) di tengah-tengah poli pompa air dan altenator.
Pastikan tali kipas terpasang dengan benar.
Memeriksa Saringan Udara (Air Filter)
Buka dan bersihkan elemen saringan udara dengan menghembuskan udara bertekanan dari arah sebelah dalam.
Jika elemen rusak atausudah terlalu kotor dan susah untuk di bersihkan ganti dengan yang baru.
Memeriksa Batteray (ACCU)
Periksa batteray dari kemungkinan penyangga batteray berkarat, hubungan terminal longgar, terminal berkarat atau rusak.
Pariksa batas air ACCU, air ACCU yang normal harus berada antara batas atas dan batas bawah (Maks dan Mint).
Periksa banyaknya elektrolit pada setiap sell.
Memeriksa Celah Katup
Periksalah celah katub sesuai denganurutan pengapian dan jumlah silinder pada kendaraan yang kita sedang tune up, jikaada celah kutup yangtidak sesuai maka disetel dengan langkah-langkah sebagai berikut :
Persiapkan kunci-kunci yang dibutuhkan dan kain permbersih.
Lalu bukalah tutup kepala silinder.
Putar puli poros engkol sesuai dengan pada tanda top 1.
Lalu setel klep cilynder no 1 dan 2 (kutup masuk dan buang) sesuai dengan celah kutub yang di anjurkan oleh pabrik.
Putar puli 180o searah jarum jam, kemudian setel katub masuk dan buang yang bebas.
Lakukan kembali seperticara diatas, sampaisemua kutup selesai di setel.
Jangan lupa bersihkan alat yang sudah di pakai dan menyimpan pada tempatnya.
Memeriksa Oli Mesin
Periksa oli dari kemungkinan berkurang, tercampur dengan air atau sudah bekurang tingka pelumasannya.
Pada stik oli, oli harus berada pada antara L dan F, jika lebih rendah maka periksa kemungkinan ada kebocoran lalu tambah oli hingga tanda F.
Memeriksa Busi
Bukalah busi dari tempatnya.
Periksalah elektroda tengah setiap busi dari pengikisan, pecah atau perselin (keramik) rusak gantilah bila perlu.
Bersihkan busi dengan sikat kawat halus bila di pakai lagi.
Setel celah elektroda busi dengan STT.
Memeriksa (Mengukur) Kabel Tegangan Tinggi
Lepaskan kabel tegangan tinggi dari tutup distributor.
Pada waktu melepas keble busi, tariklah dengan memegang bagian ujung atau pembungkus kabel, jangan memegang pada bagian tengah kabel.
Periksa tahanan kabel dengan menggunakan multi tester, tahan kabel harus berkurang dari 25kg setiap kabelnya.
Distributor
Periksalah tutup distributor dari kemungkinan retak, kotoran lubang kabel busi, karbon pada bagian dalam tutup distributor apakah masih sisa atau sudah terkikis.
Memeriksa (Mengukur) Celah Platina
Periksalah keadaan platina dari bolong, hangus karena terbakar, tidak rata (ada bagian yang tebal dan ada bagianyang tipis), jika perlu ganti.
Periksalah celah platina dengan langkah-langkah sebagai berikut :
Putarlah puli poros engkol dan posisikan poros distributor pada salah satu sudutnya sampai celah pada platina terbuka penuh. Gunakan fuller gauge yang sesuai dengan ukuran yang di anjurkan oleh pabrik untuk mengukur celah platina.
Jika celah platina terlalu besar atau kecil, setel celah platina tersebut.
Jangan lupa memberikan sedikit gemuk pada poros distributor yang bersentuhan dengan bagian platina.
Gover Adventure
Periksalah governour adventure dari kotoran, kekurangan pelumas, apakah pegasnya masih berfungsi seperti seharusnya.
Vacum Adventure
Periksalah vacum dari kemungkinan tersumbat, hisapan bocor, berkarat atau rusak.
Periksalahjuga selang vakum jangan sampai selangnya sudah kaku, terdapat sobekan atau tersumbat.
Mengetes Kompresi
Lakukan tes kompresi dengan langkah – langkah :
Lepaskan kabel busi dari tempatnya satu persatu.
Masukan bagian bawah yang berderat dari alat tes kompresi ke dalam lubang busi, lalu putar dengan tangan sampai kencang.
Starter mesu sampai beberapa kali, dengan catatan pedal gas di tekan sampai penuh.
Lihat arah jarum pada tester berada pada angka berapa. Bila bagus dia menunjukan angka 11-12 BAR.
Tekan tombol pembuang gas, untuk mengembalikan posisi jarum jam ke angka nol.
Ulangi cara tersebut di atas untuk mengetes kompresi silinder yang lain.

Memeriksa Sudut Dwell
Pariksalah sudut dwell dengan tachmometer.
Sudut dwell yang di anjurkan adalah 52o kurang lebih 2o.
Memeriksa Sudut Pengapian
Periksalah sudut pengapian dengan timing light.
Sudut pengapian harus tepat derajatnya dengan mesin yang sedang kita tune up.
Dibawah ini adalah data teknis Tune-Up untuk Mobil Konvensional (menggunakan platina)
SISTEM PENDINGIN
Tinggi air pendingin sampai garis atas (full), periksa kualitas, periksa kebocoran dengan Radiator Tester (Standar : 0,75 - 1,05 Kg/Cm2, limit : 0,6 Kg/Cm2) Tali kipas ukur defleksi tali kipas pada 10 Kg ( 22 lb) pada tali kipas pompa air - alternator : 5 - 7 mm ( baru ), 7 - 11 mm ( lama ). tali kipas poros engkol - kompresor AC : 9 - 12 mm (baru), 12 - 16 mm ( lama ) SARINGAN UDARA
Bersihkan elemennya BATERAI
Berat jenis : 1,25 - 1,27 pada 200 C. (dengan menggunakan Hidrometer)
Tinggi elektrolit : diantara Upper - lower
Tegangan Baterai
Kondisi terminal (+) dan (-)
Periksa kotak baterai (pastikan tidak retak atau mengembang) OLI MESIN
Tinggi oli (sampai garis full)
Kualitas oli BUSI
Celah busi 0,7 - 1,0 mm
Kebersihan busi
Kondisi ulir
Kondisi elektroda KABEL TEGANGAN TINGGI
Ukur dengan Ohmmeter hasil baik bila : kurang dari 25 Kohm CELAH PLATINA
0,4 - 0,5 mm SUDUT DWELL
kurang lebih 460 - 580 SAAT PENGAPIAN
80 sebelum TMA PUTARAN IDLE
750 rpm CELAH KATUP
Hisap : 0,20 mm, Buang : 0,30 mm TEKANAN KOMPRESI
Standar : 11 - 12,6 Kg/Cm2
Limit : 9,5 Kg/Cm2
Perbedaan tekanan antar silinder : kurang dari 1,0 Kg/Cm2
PENYETELAN CELAH KATUP
Pada kesempatan ini kami hanya akan menjelaskan cara penyetelan celah katup yang konventional dan menggunakan shim saja, Perbedaan penyetelan yang konventional dengan yang menggunakan shim diantaranya :
1. Sistem konventional dilakukan pada saat temperatur kerja mesin (panas)
2. Sistem menggunakan shim dilakukan pada saat mesin dalam kondisi dingin.
1. Penyetelan celah katup konvensional
Panaskan mesin hingga temperatur kerja mesin
Yakinkan baut kepala silinder dan baut rocker arm dalam kondisi keras.
Posisikan silinder no.1 pada TMA (lihat tanda pada pully)
Lakukan penyetelan dengan urutan dari depan; buang–hisap-hisap–buang
Untuk ukuran celahnya EX. 0.30 mm dan In. 0.20 mm
Kemudian putar pully 1 x putaran/360 derajat, posisikan silinder no. 4 pada TMA

Tune Up Motor bensin

Pemeriksaan tutup radiator
Langkah-langkah memeriksanya:
a. Cuci tutup radiator dengan air bila kotor.
b. Periksa kondisi bagian tutup radiator yaitu pada penguci dan katup katupnya.
Memeriksa kebocoran sistem pendingin
Fungsinya sebagai alat penyetabil / menjaga temperatur mesin supava tetap normal selama bekerja.
Alat Bahan Waktu
Kontak alat Mesin hidup
Langkah kerja
a. Periksa kebocoran radiator, slang — slang, paking kepala silinder & rumah termostat.
b. Periksa kebocoran seal pompa air pada seal mesin hidup, jika bocor air akan keluar melalui lubang pelepas.
Pemeriksaan ketinggian minyak pelumas
Langkah pemeriksaan:
a. Mesin dalam keadaan mati dan oli terkumpul pada kalter.
b. Tongkat pemeriksa oil (stek) kita angkat, jika kotor kita lap dengan kain kemudian di masukkan lagi, angkat lagi stek tersebut dan kita periksa.
Keterangan :
v Jika kondisi oli sudah berwarna hitam dan terasa ada kotoran / gram maka kondisi oil tersebut jelek.
v Untuk melihat ketinggian oil maka angkat stek oil dari mesin dan periksa, jika masih batas ukur normal maka masih baik dan jika di bawah normal maka harus di isi lagi (untuk mesin memiliki SAE 20 — 50).

Penyetelan celah katup
Bertujuan
v Mengetahui katup isap dan buang
v Menentukan katup yang dapat di setel
v Menyetel katup
Alat :
v Kontak alat
v Kunci sok 3/8
Bahan
v Motor bensin 4 tak 4 silinder
Langkah kerja:
v Cari besar celah kutup di dalam buku data (biasanya katup buang 0,3 dan katup isap 0,2) besar celah katup pada mesin panas dan dingin berbeda
v Lepas tutup kepala silinder
v Putar puli searah jarum jam sampai tanda TMA
Gambar g. Arah putaran
v Topkan silinder 1 setel celah katup yang dapat disetel. Ciri silinder pertam katup buang dan katup isap dapat di stel dan silinder nomor 4 buang dan isap tidak dapat distel.
Pengetesan Kompresi
Bertujuan untuk mengetahui tekanan kompres
Kontak alat dan compresi tester
Langkah kerja :
v Hidupkan mesin sampai temperatur kerja (75 — 85 °C)
v Lepas semua busi dan silinder 1 sampai terakhir
v Gronkan kabel tegangan tinggi koil atau kabel (—) koil di lepas
v Pasang alat ukur kompresi tester pada lubang busi (ditekan rapat – rapat )
v Buka penuh katup gas dan ditahan
v Mesin distater sampai jarum bergerak minimum 3 kali kemudian baca tekanannya (tekanan kompresi yang baik pada jenis motor Toyota Kijang adalah 9 – 12 kg/cm2 dan perbedaan hasil tekanan kompresi pada masing — masing silinder maksimum 1 kg/cm2)
Penyetelan Celah Busi
Bertujuan membersikan kotoran atau kerak pada celah busi
Alat : fuller (spark phug guager), kunci busi, sikat baja
Cara kerja :
Lepas busi pada masing — masing silinder dengan kunci busi
Bersihkan elektroda dan kerak dan kotoran (jangan memakai kertas gosok karena bisa menyebabkan elektroda cepat habis).
Setel celah busi (celah busi 0,06 — 0,80 mm).
Setelah diukur pasang kembaili busi pada masing-masing silinder.

Memeriksa Hambatan Kabel Busi
Pemeriksaan tahanan setiap penghantar, dan elektroda didalam tutup distributor sampai strekerbusi, tahanan penghantar tidak boleh lebih 20 ksl jika tahanan tersebut terlalu besar maka lepas bagian penghantar dan periksa satu persatu mencari yang rusak.
Keterangan : Jika tahanan tinggi dan tegangan besar maka mesin sulit hidup
Memeriksa busi dengan W meter / avorneter posisikan x I W dibaca skala atas, kabel busi dikatakan bagus apabila jarum bergerak penuh ke kanan (hasil °O)
Periksa kabel busi yang satu dengan yang lain mungkin ada arus yang terhubung karena hubungan singkat.

Memeriksa Rotor dan Tutup Distributor
Dengan menggunakan kontak alat ohm / avometer
Cara memeriksa:
Pemeriksaan dilakukan secara visual dilakukan dengan melihat kondisi fisik dan motor dan tutup dan kecetakan.
Dengan menggunakan ohm meter yaitu dengan mengukur hambatannya (sama dengan hambatan kabel busi).
Melepas dan Memasang Distributor
Berfungsi berbagi arus ke masing-masing busi dengan perantara motor.
Tujuan melepas distributor dan merakitnya dengan baik.
Alat Kontak alat
Cara kerja :
a. Melepas distributor
v Kontak dalam posisi off
v Buka tutup distributor
v Lepas baut pengikat lalu angkat distributor
b. Pemasangan distributor
v Topkan kompresi 1
v Kembalikan posisi saat pengapian (5-10) sebelum TMA
v Posisikan aduans vakum sejajar dengan mesin
v Posisikan rotor melintang terhadap mesin
v Cocokkan alur roda gigi poros distributor dengan alur roda giginya tepat maka dengan sendirinya rotor akan menghadap busi no 2
v Pasang baut pengikat (jangan di keraskan)
v Setel saat pengapian (stel dengan lampu kontrol) kabel (+) lampu kontrol ke (-) coil, kabel (-) lampu kontrol ke body, kunci kontak posisi on, putar perhahan-lahan penuh ke kanan dan kembalikan kekiri sampai mendapatkan lampu kontrol mulai menyala / platina terjadi percikan bunga api.

Memeriksa dan Menyetel Saat Pengapian
Tujuan :
v Menyetel saat pengapian dengan timming light
Alat :
v Kontak alat
v Timming light
Bahan:
v Motor hidup
Cara penyetelan :
Pasang lampu timming light (kabel merah ke (+) batery, kabel hitam ke (—) batery, kabel busi pada timming di letakkan pada kabel busi no 1)
Setel putaran idle / kontrol
Lihat saat pengapian pada putaran idle, lihat tanda pengapian yang terletak pada puli roda gaya jika tanda tidak kelihatan warnai dengan kapur tulis
Kendorkan baut pengikat pada distributor sampai distributor dapat di pergerakkan. Jika pengapian tidak tepat, maka tepatkan saat pengapian dengan memutar distributor.

Memeriksa Advand Vacum
Advand vakum berfungsi untuk memajukan dan memundurkan saat pengapian berdasarkan beban mata / pembukaan gas karburator.
Pemeriksaan advand vacum pada saat distributor terpasang
Langkah kerja :
a. Lepas tutup distributor
b. Lepas selang vokum yang menuju ke karburator
c. Isap slang tersebut
Pemeriksaan Advand Sentriftigal
Berfungsi sebagai memajukan / memundurkan saat pengapian berdasarkan putaran motor.
Tujuannya memeriksa advans sentrifugal sederhana
Langkah kerja :
Cara memeriksa
a. Pada distributor terpasang
Buka tutup distributor
Putar rotor dengan tangan searah putaran motor waktu mesin hidup 10-15˚ tahan kemudian lepas.
Sentrifugal akan baik jika rotor di lepas maka rotor akan kembali seperti semula.
Jika tidak kembali guvernor harus di ganti atau perbaiki.

Memeriksa dan menytel celah platina
Fungsi platina untuk memutus dan menghubungkan arus listrik primer coil
Cara memeriksa celah platina untuk mendapatkan dwell yang baik 0,4-0,5 mm
Cara menyetel platina :
Posisikan mesin mati konci kontak off
Lepas tutup distributor dan distributor
Posisikan platina membuka dengan cara memutar poros engkol
Longgarkan baut pengikat platina dan stel pada alur platina
Keraskan baut pengikat platina pasang rotor dan tutup distributor
Periksa percikan bunga api pada kabel koil
Hidupkan mesin periksa kembali sudut dwell.
Memeriksa dan menyetel sudut dwell
a. Tujuan :
Mengetes sudut dwell dengan pengetes dwell
b. Alat :
Pengetes dwell
Kontak alat
c. Bahan :
Mesin hidup
d. Langkah penyetelan :
Hidupkan mesin stasioner
Pasang alat ukur dwell tester (kabel (+) pengetes ke (-) coil, kabel pengetes (-) ice groun)
Tempatkan tombol ice dwell
Baca alat ukur (ukuran yang baik motor 4 tak ± 1-4)
Keterangan:
Jika melebihi 56 maka kondisi platina terlalu rapat dan akan mengakibatkan icon platina cepat panas / aus. Jika kurang dari 52 maka kondisi platina terlalu renggang dan mengakibatkan pengapian kecil.
Menyetel Campuran Udara pada Kalburator
Tujuan :
Menyetel campuran udara
Bahan :
Kotak alat
Cara penyetelan :
Hidupkan mesin dengan stationer sampai mencapai tujuan kerja (mesin hangat)
Putar baut setelah udara kekanan dengan menghitung jumlah putarannya berlahan-lahan dan salah satu tangan memegang gas, (semakin diputar kekanan penyetelan udara maka semakin miskin dan mesin cenderung mati).
Semakin baut di putar ke kanan mesin akan cenderung mati dan di imbangi dengan gerakan katup gas.
Setelah baut diputar penuh kekanan, putar berlawanan arah ke kiri secara perlahan-lahan sampai mendapatkan hidupnya mesin yang betul-betul normal (ciri-cirinya : aroma gas buang tidak pedih dimata, getaran pada mesin paling kecil, pembakaran elektroda pada busi berwarna putih dan kecoklat-coklatan dan kering).
Pada waktu di putar ke kiri harus di hitung jumlah putarannya.
Penyetelan Putaran Idle (Stationer)
Tujuan :
Menyetel campuran idle dan campuran bahan bakar tanpa pengetes gas buang.
Alat :
Kotak alat
Tech nonieter
Bahan :
Mobil / motor hidup
Langkah Pengukuran :
Hidupkan mesin stationer
Pasang alat ukur RPM Tester dan sklarnya posisi low tach kabel merah ke negatif coil kabel hitam kemasa / body.
Baca alat ukur RPM Tester kemudian hasil ukuran tersebut di kalikan 100
Putaran stationer yang baik adalah 700-800 rpm, untuk 4 tak 4 silinder.
Jika hasil ukur kurang / melebihi ukuran spesifikasi maka setel campuran idle dengan skrup penyetel yang terletak pada katup gas.
Langkah Penyetelan :
Putar skrup penyetelan kearah luar sampai putaran mulai turun / mesin hampir mati.
Putar skrup penyetel kearah dalam secara tahap demi tahap dengan setengah putaran tunggu sedikit dan perhatikan reaksi motor. Pada saat terdengar putaran mulai turun kendorkan skrup penyetel = setengah putaran untuk mendapatkan penyetelan campuran yang benar.

sumber :  https://www.facebook.com/TekhnikKendaraanRinganSmkn1Lm/posts/285471074942342

Pengikut